Sebenarnya guwe ga mau ngurusin isu politik yang beredar akhir-akhir ini.Tapi berita di salah satu televisi swasta nasional sore ini menarik hati saya untuk menulis coretan ini.Ya hari ini hampir di sebagian kota besar di Indonesia ribuan orang menggelar demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) *bukan blackber*y messanger sob :p.Sebenarnya bukan demonya yang menarik guwe membuat coretan ini, tapi cara mereka berdemo serta sudut pandang yang mereka jadikan alasan untuk demo kali ini.
Berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, ormas masyarakat, kader partai, bahkan yang mengatasnamakan rakyat kecil pun lengkap mengisi deretan peserta demo dari pagi hingga sore ini.Guwe ga tau apakah mereka semua ngerti apa tujuan mereka ikut demo atau hanya sekedar ikut2an hanya tergerak oleh ulah sekelompok profokator yang ingin memanfaatkan momen ini.Terlepas dari itu semua guwe yakin dalam hati mereka ada satu tujuan dan harapan agar harga bbm ga jd naik.
Ok.. Lupakan dulu sejenak tujuan dan harapan para demonstran agar harga bbm ga jadi naik.Satu pertanyaan guwe, apa mereka sudah cukup mengerti dan memiliki alasan yang kuat untuk melakukan demo hari ini?
Jika jawabannya ya, maka guwe dukung kalian dengan segala konsekuensinya.Tapi kalau kalian hanya sekedar ikut2an pengen buat rusuh negeri ini, sorry sob guwe ga ikutan.Dan guwe berpikir jawaban kedua sepertinya lbh mendominasi, terlihat dari bagaimana cara demonstran hari ini melakukan demo.
Mahasiswa, kalian adalah elemen penting negeri ini.Calon pemimpin bangsa ini.Masa depan negeri ini juga ditentukan oleh apa yang kalian lakukan hari ini.Tunjukkan kalau kalian memang pantas meneruskan tonggak pemerintahan negeri ini.Jagalah santun dan perangai dalam tingkah dan ucap.Karena kami kelak ga ingin dipimpin oleh orang2 yang brutal,anarkis, dan berpikiran pendek dalam menyelesaikan masalah.Namun sayangnya cara kalian berdemo hari ini seolah memperlihatkan cara memimpin yang akan kalian lakukan kelak.
Menyandera truk tangki bbm, berorasi di salah satu tempat makan umum dengan mengacak2 makanan dan minuman yang ada, atau lempar2an batu dengan aparat seolah menunjukkan bahwa guru dan dosen kalian telah gagal dalam mendidik kalian.Kalian mengatasnamakan rakyat,tapi ga harus rakyat juga donk yang jadi korban.Sangat tidak bijaksana sekali apa yang sudah kalian pertunjukkan.Ingatlah kalau kalian kaum cendekia.
Ormas masyarakat dan aliansi buruh, sekali lagi mereka pun mengatasnamakan rakyat kecil.Namun sekali lagi apa yang mereka tunjukan jg tidak memihak rakyat.Mau mihak gimana coba, orang lagi enak2 kerja disweaping dan dipaksa ikut demo.Belum lagi supir2 truk dan kontainer buat memarkir truknya dan dipaksa ikut turun ke jalan.Padahal mereka kan upahnya harian, kalo hari itu ga kerja ya otomatis ga ada penghasilan donk.Terus mau dikasih makan apa anak istri mereka.Berpikirlah pak, kalo mau demo ya demo aja ga usah maksa orang buat ikut2an.
Terus kader partai, untuk yang satu ini di dominasi warna merah.Menghimpun masa di berbagai kota di pulau jawa dan sama, masih mengatasnamakan rakyat.Padahal secara awam juga terlihat selama mereka masih mengenakan atribut partai mereka secara otomatis masih menyandang kepentingan politik bagi mereka lah.Rakyat, ya itu sih biasa digunakan sebagai alasan kaum yang mereka perjuangkan.Selebihnya mungkin kepentingan politik lebih mendominasi.Dan kenyataan di DPR pun fraksi mereka terlihat paling gencar memprotes kebijakan ini.
Pemerintah juga dalam hal ini patut disalahkan.Bukan karena kebijakan mereka untuk menaikkan harga BBM tapi lebih pada kurangnya transparasi dan pemahaman pada masyarakat tentang alasan mereka perlu menaikkan harga BBM.Tak hanya berhenti disitu seharusnya pemerintah juga memberikan arahan dan pemahaman yg terpadu kepada masyarakat melalui lembaga2 yg berwenang dari tingkat pusat sampai daerah mengenai alasan kenaikan harga BBM ini beserta dampak dan solusinya bagi rakyat.Mungkin agak sulit dengan latar belakang masyarakat yang jamak tapi paling ga bisa meminimalisir dampak penolakan yang berlebihan.
Sebenarnya apa sih alasan utama pemerintah menaikkan harga BBM??? Cekidot lik,,,
Harga minyak mentah dunia saat ini lagi tinggi2nya sob kalo ga salah sekitar 160 us dolar per barel.Ya kalo dihitung per liter sekitar 5500 rupiah per liter sob.Itu baru mentahnya.Itu aja udah lebih mahal dari harga premium saat ini yang cuma 4500 perak.Pembuatan bensin pun ga mudah sob.Banyak proses di sini yang perlu ditambahkan salah satunya adalah penambahan katalis untuk meningkatkan nilai oktan.Kalo sekarang harga satu drumnya sekitar 300jutaan.Belum lagi kalau mau diproduksi oleh pertamina, Indonesia harus membeli lagi pada perusahaan asing semisal Chev**n yang notabene beli juga dari Indonesia karena merekalah yg mengebor dan mengeksploitasi.Sekali lagi SDM sangat berpengaruh di sini.
Terus dibanding negara asia lain,Indonesia adalah yang termurah.Bandingkan dengan India dan Thailandd Rp 12.000, Vietnam Rp 10.000, Singapura Rp 15.000, atau bahkan Korea yg sampai Rp 16.000 per liter harga BBM di Indonesia kelewat rendah.Padahal secara taraf hidup dengan Vietnam dan India kita sebenarnya lebih baik.Jadi sebenarnya sudah sangat wajar kalau BBM dinaikkan.Hal ini diperlukan agar negara ga terus merugi.
Cobalah buka mata kita sejenak, jangan jadikan ketidaktahuan kita membuat kita bertindak di luar norma kita sebagai warga negara Indonesia yang terkenal ramah dan santun.Sore ini guwe dapat broadcast dari temen yang mungkin bisa sedikit membuka wawasan kita yang sempit.
"Saya bukan warga papua hanya bantu share di papua Sudut pandang yang sangat menarik dibaca:
Ini sebuah pernyataan saudara kita dari PAPUA sana yg bisa membuka mindset kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, "Kami masyarakat PAPUA SETUJU kenaikan harga BBM.
Rp 6500 / liter pun tak jadi masalah yang penting POM bensin jangan kosong. Toh kami terbiasa membeli bensin eceran yang harganya 18.000 lebih. Hingga kalau kekosongan kami bisa beli bensin hingga 70.000 per liter. Jadi kalian masyarakat jawa. Sebelum demo bbm naik. Coba pikirkan nasib kami yang tinggal di daerah. Minyak kami kalian SEDOT untuk supply ke Pulau jawa, sedangkan kami kekosongan di POM bahkan sampai ber minggu2 sudah hal biasa. Kalian di pulau jawa kekosongan di POM baru 1 atau 2 hari. Sudah ribut luar biasa. Di liput media. INGAT!!! Indonesia bukan hanya JAWA. Yang SETUJU silahkan share"
Sekali lagi buka mata kita.Jujur guwe mendukung usulan pemerintah untuk menaikkan harga BBM.Bukan guwe pengen liat rakyat menderita karena hal ini.Atau kerena guwe sudah cukup kaya jadi ngerasa mampu berapapun harganya, engga sob bukan itu.Guwe tau konsekuensi yg harus dihadapi rakyat dan bangsa ini terkait hal ini cukup berat.Tapi guwe percaya seiring dengan hal itu ga hanya dari harga kebutuhan bahan pokok aja ya naik tapi juga segala aspek yang baik juga pasti meningkat.So taraf hidup rakyat negeri ini juga pasti meningkat donk.
So, dewasalah sob.Dunia ga akan berhenti hanya karena BBM naik.Toh naik atau ga naik kita jg tetep beli2 jg.Emang kalo jadi naik mau pada ga beli, enggak kan?
Sudah saatnya kita bersatu sob.Ga jaman lah demo pake anarkis apalagi ngaku2 berpendidikan.Jangan jadi tong kosong sob..
"Otak masih kaya TK kok ngakunya sarjana
Ngomong2in orang kaya udah jagoan
Tong kosong nyaring bunyinya
Klentang klentong kosong banyak bicara
"
Slank - Tong kosong