Preketeekk... jeglegg..
Ya.. bunyi pintu itu seolah menandakan sudah waktunya untuk manusia-manusia di Jakarta dan sekitarnya memadamkan lampu untuk beristirahat setelah seharian berpeluh penat dengan kesibukan yang mungkin hanya sebagian kecil yang mampu memahami tujuan dari kesibukn mereka (dan aku salah satu yang tidak paham tujuan itu :p).
Kulihat waktu menunjukkan pukul 1.57 WIB,waktu yang cukup untuk disebut malam atau bahkan sudah layak diebut pagi.Malam ini pun seperti malam-malam Minggu sebelumnya.Aku masih sendiri tanpa kekasih hati dari golongan kaum Hawa.Aku sih menikmati suasana dan keadaan ini.Apalagi kata pak ustadz ga boleh pacaran,katanya banyak mudharatnya hehe.. Tapi semua berjalan baik kok dan aku ngaca juga ga tampak raut kesedihan di mukaku haha..
Kembali ke malam ini,malam yang sudah aku niatkan untuk download driver pc laptop untuk adikku, karena waktu beli ternyata belum ada CD drivernya.Terpaksa deh aku cari di situs resmi pabrikannya untuk download semua.Dan semua ga seperti yang kuharapkan.Yang pertama koneksi malam ini ga terlalu bagus untuk browsing (kalau ga mau dibilang jelek :D).Yang kedua lebih parah,udah lama-lama donlod hampir selesai eh tiba-tiba error.Keluar tulisan sorry bla bla bla... gitu deh.Y udah ulang lagi dari awal dan tentu saja harus menunggu lagi cape dehh,,,
Terus yang ketiga dari hal yang tidak aku harapkan itu adalah pulsa internetku habis.Kalo yang ini sudah aku perhitungkan akan terjadi dan pasti terjadi.Tapi apa mau dikata,wong sudah malem masa mau bangunin orang cuma buat isi ulang pulsa internet doank,kayanya tega amat wkwkwkwkwk...
Dan saat menulis ini aku baru sadar ternyata hari ini aku banyak mengeluh (astghfirullahal'adzim.. ampuni aku ya Rabb).Rasanya diri ini terlalu belagu untuk mengeluhkan apa-apa yang tidak sesuai dengan apa yang kuharapkan.Sejenak aku berfikir betapa bodoh diri ini ketika mengingat betapa banyak nikmat yang telah Dia berikan untukku dibanding beberapa lafaz dzikir yang aku lantunkan yang mungkin tidak sampai membasahi bibir saking sedikitnya.Waktu yang aku luangkan untuk-Nya pun mungkin ga ada seperempat dari total jumlah jam hari ini.
Kucoba untuk mulai menghitung nikmat-Nya mulai dari bibirku yang baru sembuh dari sariawan.Teringat kemarin pas sariawan melanda di bibku makanan enak pun jadi enek.Kecil lukanya tapi sakitnya seluruh tubuh dapat merasakan.Sungguh luar biasa nikmat jika bibir ini tetap sehat.
Kulanjutkan dengan megucap Alhamdulillah untuk mataku yang masih tetep mampu menatap layar meskipun sudah sayup-sayup terserang kantuk.Mata yang mungkin sengaja tak sengaja sering melihat hal-hal yang tidak pantas untuk dilihat.Yang masih harus aku tundukkan pandangannya agar tak mencelakai diriku dan orang lain.Dan mata yang nantinya pasti dimintai pertanggungjawabannya kelak.
Kulanjutkan dengan memikirkan tangan,kaki,rambut (meskipun ga kaya bintang korea tapi aku suka hehe..), telinga,hidung,jantung,dan anggota tubuh yang lain yang bahkan ada yang ga aku tahu namanya.Astaghfirullahal'adzim.. Aku sampai bingung kenapa nikmat sebanyak itu jarang aku ingat dan aku syukuri.
Aku terlalu larut dalam keluh kesah tanpa nalar dan ego yang menghilangkan sisi kedewasaanku.Dan memang seandainya seluruh pohon yang ada di dunia dijadikan pena dan seluruh air di lautan dijadikan tinta yakinklah masih belum cukup untuk menulis kalimat-kalimat Nya.
Pada akhirnya aku hanya tersenyum kecil dan merasa menjadi salah satu orang yang paling beruntung.Beruntung dengan segala kelebihan yang Dia berikan.Serta dengan semua kekurangan yang membuat diri ini menjadi seorang pejuaang sekaligus memberi kesempatan bagi orang lain untuk mengisi,memperbaiki,serta melengkapi semua kekurangan yang ada padaku.Saling melengkapi yang membuat perbedaan antar manusia menjadi guliran kehidupan yang indah dengan segala keunikan pada mereka.
Pada intinya kita harus selalu bersyukur dengan apa yang Allah anugerahkan untuk kita.Ketika kita mendapat nikmat ingatlah slalu bahwa itu semua adalah ujian yang pada akhirnya akan dimintai pertanggungjawabannya.Dan ketika kita mendapat ujian berupa musibah,yakinlah bahwa kita termauk golong yang Dia sayangi.Bersabarlah agar kita senantiasa berada dalam limpahan rahmat dan ridho-Nya.Ambillah hikmah dari itu semua.Dan baik nikmat ataupun musibah adalah perkara baik bagi orang mukmin.
Sebelum mengakhiri catatan ini tiba-tiba teringat obrolan dengan budeku tadi sore tentang siapa jodohku.Aku hanya tersenyum dengan pertanyaan itu.Yups hanya Allah yang tahu untuk perkara jodoh.Cuma satu yang aku yakini,wanita yang baik untuk laki-laki yang baik :)
Jadi seandainya aku menginginkan pendamping hidup layaknya penghuni surga maka mau ga mau aku harus berusaha untuk menjadi ahli surga juga.
Dan seandainya ada diantara kalian yang menjadi jodohku kelak aku hanya berharap sebuah cinta yang tulus dari seorang istri yang selalu mengharap ridho dari Illahi dengan keridhoan dari suaminya.Menjadi pengingat disaat aku lalai dan tetap menemani disaat yang lain menjauh.Sehingga aku benar-benar merasa sebagai orang yang paling beruntung memiliki istri seperti engkau.Dan semoga Allah selalu kekuatan untuk menjalankan konsekuensi sebagai kekasih seorang istri calon bidadari penghuni surga dan bisa terus tersenyum bersama di sana :)
Jadi tetaplah tersenyum dalam setiap keadaan,cuma jangan terlalu ekstrim karena ga semua orang sama dalam mengartikan sebuah senyuman hehe.. (jangan sampai dibilang ga waras hanya karena senyummu :D )
Jangan benam senyum indah kalian dalam keluh kesah.Yakinlah dengan senyum hati yang keras pun sejenak bisa lumer.
Akhirnya kuakhiri note ini dalam keadaan lapar di bawah hembusan kipas angin yang menempel di dinding dan diiringi alunan playlist ga jelas :
>> Dan - Sheila On 7 : salah satu lagu favorit ^_^
>> Love the Way You Lie - Eminem ft Rihanna : what's up marshall!!!
>> Percaya Padaku - Ungu : ni lagu ga romantis tapi dalem hwehe..
>> What I've Done - Linkin Park : yang aku tau ni sondtracknya Transformer
>> Pilihan Hati - Hello : ayah ibu biar kami tentukan sendiri :)
>> Begitu indah - Padi : tetep.. 90's is de best lah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar